Selasa, 07 April 2015

Budaya Wisata Patut Dikunjungi



Kali ini Jejak Kaki Lombok akan memukau tentang Taman Wisata Hutan Lemor Suela Lombok Timur Nusa Tenggara Barat.
Taman Wisata Lemor adalah salah satu hutan wisata yang masih alami yang berada dalam wilayah Dusun Cempaka Desa Suela Kecamatan Suela Lombok Timur. Letaknya yang strategis sebagai jalan lintas menuju Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadikannya sebagai obyek wisata yang manrik perhatian banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, karena masih kurang terurus dan terorganisir dengan baik maka masih banyak yang tidak mengenal obyek wisata ini, terutama wisatawan luar kabupaten. Sedangkan bagi masyarakat Lombok Timur, Hutan Wisata Lemor (HWL) merupakan taman wisata yang cukup popular, karena bearada didareah pebukitan, dengan pemandangan yang begitu indah.
HWL yang merupakan bagian dari kawasan gunung Rinjani terletak pada ketinggian 700 meter diatas permukaan laut (dpl). Selain sebagai hutan wisata yang udaranya menyegarkan, di dalam  hutan lindung ini juga terdapat mata air yang cukup besar dengan debit air lebih kurang 200 m3 per menitnya. Selain untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat desa Suela dan sekitarnya, terutama desa  Ketangga, Suntalangu, Selaparang dan bahkan menjangkau Kecamatan Pringgabaya, juga mata air ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian di 4 desa tersebut, dengan luas areal ribuan hektar.
Pada saat liburan, biasanya masayarakat setempat lebih memilih tempat ini sebagai tujuan untuk bersantai, menikmati sejuknya hawa hutan bagai berada di pegunungan. Hal ini dsebabkan karena selain tempatnya dekat, juga panoramanya tidak kalah indah dibanding taman wisata lainnya yang ada di Pulau Lombok. Wilayah HWL merupakan salah satu kawasan hutan lindung, sehingga memerlukan penjagaan kita bersama. Disini masih hidup berbagai macam-macam hewan, seperti aneka burung, monyet dan sebagainya.
Selain sebagai hutan wisata yang udaranya menyegarkan, di dalam hutan lindung ini juga terdapat mata air yang cukup besar dengan debit air lebih kurang 200 m3 per menitnya. Selain untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat desa Suela dan sekitarnya, terutama desa Ketangga, Suntalangu, Selaparang dan bahkan menjangkau Kecamatan Pringgabaya, juga mata air ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian di 4 desa tersebut, dengan luas areal ribuan hektar. Tapi Pada musim kemarau debit air mengecil sehingga tidak mencukupi kebutuhan 4 desa tersebut khususnya untuk mengairi lahan pertanian. Ini disebabkan karena makin banyaknya kawasan yang rusak.
Liburan disini cukup begitu mengasyikkan karna kita bias melihat alam sekitarnya. Rute menuju Taman Wisata Hutan Lemor ini tidak begitu susah, yang dari Mataram cukup jalan lurus, Bratais, Naramada, Mantang, Masbagek, Aikmel perempatan lurus, Kembang Kerang, Suela pertigaan belok kiri kira-kira 1 Km lebih. Yang dari Kecamatan Sembelia, pertigaan pasar Labuan Lombok lurus, Peringgabaya belok kanan, pertigaan Pekosong, lurus, Ketangga, Suela belok kiri,,,....

TampiAsih,,,,, =D 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar